Hafid234’s Blog

Maret 20, 2009

Pengantar PLC

Filed under: Materi Kuliah, PLC — hafid234 @ 4:27 pm

Kontroler PLC

Definisi

Kontroler adalah rangkaian elektronik berbasis mikroprosesor yang berfungsi sebagai pengatur seluruh komponen dalam membentuk fungsi kerja. Tipe pengaturan yang bisa diprogramkan mulai dari prinsip pengurut (squencer) yang bekerja secara open loop hingga prinsip umpan balik dengan melibatkan kecerdasan buatan. Kontrol adalah bagian yang terpenting dalam sistem robotik. Sistem robotik tanpa kontrol hanya akan menjadi benda mekatronik yang mati. Dalam sistem kontrol robotik terdapat dua bagian, yaitu perangkat keras elektronik dalam perangkat lunak yang berisi program kemudi dan algorithma kontrol. Sistem kontrol bertugas mengkolaborasikan sistem elektronik dan mekanik dengan baik agar mencapai fungsi yang dikehendaki. Sebagai contoh poros motor dan sendi pada mekanik berhubungan dengan rangkaian kontroler dan rangkaian interface/driver ke motor, dan bagian kontroler yang melakukan penulisan data ke alamat motor, atau sendi mekanik yang akan dideteksi berhubungan dengan sensor dan interface, dan program membaca data sensor didalam kontroler.

PLC

PLC adalah suatu program yang dihubungkan dengan peralatan masukan/keluaran (I/O) berupa rele (solid state relay). Program tersebut mengendalikan PLC secara keseluruhan, sehingga bila ada peralatan masukan on, maka PLC memberikan suatu tanggapan terhadap perubahan masukan tadi. Peralatan masukan dapat berupa sensor, tombol pada panel – panel, saklar pengaktif lampu, rele pemutar motor atau setiap antar muka yang kompatible dengan keluaran PLC.

Pada awalnya PLC adalah suatu sistem kendali yang berbasis rele. Sistem ini merupakan untai terintegrasi yang mengambil alih tugas – tugas peralatan seperti rele, timer, dan counter. Selanjutnya PLC dilengkapi kapasitas seperti komputer dan mempunyai fleksibilitas serta realibilitas yang lebih baik dibanding dengan sistem rele. Tetapi sebagian besar istilah untuk menjelaskan simbol dan konsep datang dari istilah komputer seperti : and, or, mnemonic, dan sebagainya.

PLC memiliki Central Processing Unit (CPU) sebagai otak proses dari ribuan relay elektronik. Komponen inti dari CPU meliputi microprocessor, software system internal operation, dan memory. CPU diprogram dengan menggunakan perangkat lunak untuk membuat logika pengendali sistem sehingga dapat menghemat perkawatan pada peralatan fisis dan sistem pengendali. Perangkat lunak yang digunakan biasanya dalam bentuk ladder diagram. Program dibuat agar terus menerus melakukan sweep (pengulangan). Dalam setiap pengulangan PLC melaksanakan fungsinya sebagai berikut :

Membaca keadaan arus dari masukan.

Melaksanakan program, yang dimulai dari alamat awal sampai akhir.

Menghasilkan hasil baru ke keluaran.

Ketiga fungsi tersebut diulangi terus untuk pengendalian proses. PLC juga melakukan pemeriksaan internal pada setiap pengulangan untuk memastikan operasi telah berjalan dengan benar.

Selain hardware juga diperlukan software pendukung untuk dapat memprogram PLC. Biasanya software tersebut telah disediakan oleh vendor. Dalam memprogram PLC ada tiga jenis, yaitu :

Ladder diagram.

Statement list.

Function block diagram.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: